KPPU Larang ATPM Memberikan Data Penjualan Ke AISI dan Gaikindo

Penjualan Motor AISI Oktober 2017 sebanyak 579.552 unit . (Foto : Viva)

BMSPEED7.COM – pemirsa pasti bertanya tanya ”mengapa sampai sekarang blog atau media otomotif belum membahas data penjualan motor atau mobil?” saya juga berfikir seperti itu sih hehe. Nah, ternyata belum lama ini Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melarang ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) memberikan data penjualan ke asosiasi dalam hal ini AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia dan Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia)

(Baca : Dibikin Baper Sama Data AISI?, Cermati Dulu Pengertiaannya….)

KPPU Larang Data Penjualan Diumbar Ke Publik

KPPU melarang ATPM memberikan data penjualan mobil dan motor ke Asosiasi (AISI dan Gaikindo) dikarenakan data tersebut rahasia. Menurut Kurnia Toha, Ketua KPPU, data tersebut hanya boleh diberikan ke pemerintah (bukan asosiasi).

Data-data mengenai penjualan, produksi, itu sangat penting bagi persaingan. Itu data-data yang bersifat rahasia sebenarnya,” ujarnya di kantor KPPU, Selasa (10/7/2018). Via CNBCindonesia

Ada kekhawatiran data tersebut disalahgunakan

“Kalau [data dikumpulkan] asosiasi takutnya nanti disebar, jadi ketahuan market masing-masing dan itu bisa jadi kolusi. Itu potensi terjadinya pelanggaran persaingan usaha cukup besar,” jelasnya.

Tanggapan Johannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia

“Saya tidak tahu posisi KPPU ada ada di mana sebenarnya, kalau dia sebagai lembaga negara, dia harus minta ke pemerintah untuk mengubah dahulu aturannya,” ujar Nangoi kepada KOMPAS.com, Selasa (10/7/2018).

“Pasalnya ada aturan Permen Keuangan terkait dengan mengharuskan Gaikindo untuk menarik data. Jadi data yang dikumpulkan semua ke Gaikindo dan kemudian disampaikan kepada pemerintah,”tambahnya

Tanggapan Sigit Kumala Ketua Bidang Komersial AISI (Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia)

“Buat saya lebih enteng (dari beban kerja mengumpulkan data). Namun Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Dispenda seluruh Indonesia, Dirjen Pajak, BPS, itu juga tidak boleh minta data, karena itu data rahasia,” ujar Sigit via Kompas

“Sekarang kalau begitu, bagaimana kita melihat industri itu berkembang atau tidak, kalau kita tidak melihat datanya,” tambahnya.

Waduh kalau ATPM tidak boleh memberikan data penjualan ke AISI dan Gaikindo dampaknya juga akan berimbas ke media dan blog otomotif nih. karena tidak ada lagi artikel penjualan motor maupun mobil seperti yang sudah berjalan selama ini.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*