Macam-Macam Jenis Flasher Dan Penggunaanya

7
Flasher CR7
Flasher Sein Kedip Cepat CR7

Macam-Macam Jenis Flasher Dan Penggunaanya – Sobat sekalian…beberapa waktu lalu saya sempat memuat artikel bagaimana caranya membuat sein motor kedip cepat ala bus malam yang juga saya upload diakun Youtube saya,praktis banyak yang bertanya tanya,bagaimana caranya bikin seperti itu? Kalau ganti flasher terus tipe yang gimana? Funsgi Flasher yang ini untuk apa? Nah, diartikel ini saya akan mengulas tuntas mengenai apa itu Flasher dan cara mengenal flasher yang ada pada motor sobat. Cekidot sob!

(Baca : Cara Mengoperasikan Kunci Keyless Yamaha Lexi S 125)

Pengertian Flasher

Flaher adalah salah satu komponen kelistrikan kendaraan (termasuk didalamnya motor)  fungsinya sebagai pengatur jeda kedipan lampu dalam hal ini lampu sein pastinya sob,karena memang syarat sebuah lampu sein harus berkedip sebagai isyarat apakah motor akan belok kiri atau belok kanan atau bahkan kedip kanan kiri sebagai lampu isyarat bahaya atau biasa kita sebut sebagai lampu Hazard.

Flahser bisa kita sebut juga sebagai relay wingker,karena dalam komponen flasher sendiri terdapat kumparan,Resistor,kapasitor dan tentunya salar magnetik sebagai pemutus dan penghubung arus/setrum.

Macam/Jenis Flasher

2.) Flasher Standart Pabrik/Bawaan Motor

 

flasher-standart-pabrik
Flasher Standart Yamaha New Vixion merek Mitsuba

Flahser seperti ini biasanya bermerek dari vendor Mitsuba dan merek Denso,biasanya juga kalau dari standart pabrikan didalamnya ada kumparan,Resistor,kapasitor dan salar magnetik sebagai pemutus dan penghubung arus.

Cara baca flasher ini mudah sekali,tinggal liat saja pada casingnya maka biasanya ada tulisan speknya,seperti Flasher Mitsuba yang menjadi vendor pabrikab jepang misalnya tertulis 12,8 Volt dan kedipanya 85 per menit lalu spek flasher tersebut digunakan untuk 2 lampu dengan daya 10 watt.

Lalu jika menemui spek flasher  10W x 2 + 3,4 W.. itu artinya  flasher tersebut di gunakan untuk bohlam sein sein dengan daya 10 watt + 3,4 watt di bohlam indikator spidometer.

Kelebihan Flasher Standart :

  • Lebih awet dan tahan lama
  • kedipan sesuai dengan beban lampu,gak kedip bego lagi 😀

Kekurangan Flasher Standart :

  • Jika salah satu lampu ada yang putus maka salah satu lampu sein tidak akanj nyala (misal yang putus kiri maka yang tidak bisa berkedip kiri)
  • bobot lebih berat

2. Flasher LED

flasher-for-LED
Flasher LED

Flasher ini bisanya tidak lagi mengunakan kumparan,dan saklar magnetik sebagai pemutus dan penghubung arus akan tetapi sudah memakai rangkain konponen elektronik yang ditanam pada papan PCB.

Kelebihan Flasher LED :

  • Bobot lebih ringan
  • Biasanya ada komponen potensio mini untuk mengatur waktu kedipan,jadi bisa disesuaikan tuh mau kedip sedang,cepat ,cepat banget atau lambat.

Kekurangan Flasher LED :

  • jika beban (lampu) lebih besar kedipan akan lebih cepat
  • mudah rusak jikalau terkena air

3. Flasher 3 kaki atau Flasher Mobil

flasher-3-kaki-untuk-mobil
Flasher 3 Kaki

Flasher 3 kaki umumnya sering kita jumpai pada mobil. Kenapa dinamakan Flasher 3 kaki? ya memang karena ada 3 kaki dimana ketiga kaki tersebut ada kaki L (beban/lampu) kaki B (battery/arus positif) dan kaki E (ground/earth/arus negatif)

  • Kelebihan Flasher 3 kaki atau Flasher Mobil ialah  kedipan lampu sein tidak berpengaruh pada beban lampu yang biasa kita nilai dalam satuan watt, jadi mau watt (daya) lampu berapapun Flasher tipe ini akan tetap berkedip.
  • susah dicari
  • harga lebih mahal

Nah itu dia sob penjelasan mengenai macam-macam flasher yang ada dimotor. Semoga berguna. Oia, dari macam flasher diatas sobat sudah mencoba jenis yang mana nih? kalau saya sih flasher standar dan flasher LED kedip cepat,hehe.

(Baca Juga : Efek Water Hammer, Komponen Mesin Honda CBR250RR Ini Hancur!)

 

7 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here