Bos Gojek Berterima Kasih Pada Presiden Jokowi Perihal Di Cabutnya Larangan Ojek Online





052314700_1421811896-CEO_GoJek
Bos GoJek (Nadiem Makariem) saat di wawancari media perihal larangan ojek online

BMspeed7 – Bro dan sis sekalian…seperti yang kita ketahui,Larangan terhadap transportasi ojek online seperti Go-Jek, GrabBike, dll oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan tentu saja cukup mengejutkan.

Artikel Sebelumya : Ojek Online Dan Sejenisnya Di Larang Beroperasi

Akan tetapi, larangan tersebut kini telah dicabut oleh Menhub terkait dorongan dari masyarakat umum, hingga Presiden Joko Widodo.


Seperti diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi langsung merespon keputusan Menhub Jonan terkait larangan tersebut. Jokowi mencuitkan di akun Twitternya: “Saya segera panggil Menhub. Ojek dibutuhkan rakyat. Jangan karena aturan rakyat jadi susah. Harusnya ditata –Jkw

twitter-presiden-jokowi-mengenai-gojek-11
Twitter Presiden Jokowi Mengenai GoJek

Tak lama setelah itu, Menhub Jonan langsung mengumumkan pencabutan larangan pengoperasian ojek online. Hal tersebut membuat bos Go-Jek, Nadiem Makarim senang. Nadiem bahkan mengucapkan terima kasih kepada Jokowi yang dianggap telah menyelamatkan karyawannya.

30
Andai larangan ini berlaku,mereka mau kerja dimana. so,sekarang nyari kerja ngak gampang

“Terima kasih Presiden @jokowi atas dukungan Bapak terhadap lebih dari 200 ribu pengemudi GO-JEK dan 8 juta pengguna aplikasi kami,” tulis Nadiem dalam akun Twitter @gojekindonesia, Jumat (18/12/2015).

“Bapak @jokowi telah melindungi ekonomi kerakyatan sebagai fondasi kekuatan bangsa Indonesia. Majulah Indonesia!” tambah Nadiem.

Sebelumnya, Menhub Igansius Jonan diketahui melarang operasi ojek online. Jonan menerangkan sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 terkait kendaraan roda dua tidak untuk angkutan publik. “Ketentuan angkutan umum adalah harus minimal beroda tiga, berbadan hukum dan memiliki izin penyelenggaraan angkutan umum,” kata Jonan Kamis (17/12/2015) kemarin.

Namun setelah mendapatkan desakan publik, Jonan akhirnya menarik kembali larangannya

“Ojek dan transportasi umum berbasis aplikasi dipersilakan tetap beroperasi sebagai solusi sampai transportasi publik dapat terpenuhi dengan layak,” kata Jonan di Jakarta, Jumat (18/12/2015) siang tadi.

Last…Seharusnya pemerintah mensupport dengan keberadaan starUp di indonesia bukan malah membuat mereka patah semangat..seperti yang kita tahu dalam biografi nadiem makariem memilih tinggal di indonesia setelah lulus dari perguruan luar negeri dan mengembangkan bisnisnya.ibarat pepatah lebih baik hujan batu di negeri sendiri dari pada hujan emas di negeri orang..artinya apa?..nadiem berusaha agar bisa membuka lapangan pekerjaan untuk mengurangi pengangguran di tanah air ini.

Semoga bermanfaat
Contact Me :
Instagram : BMspeed7
Blog : https://bmspeed7.wordpress.com/
facebook : https://www.facebook.com/
muslimnewcoral.bukhori
Twitter : @masmuslim7
Email : masmuslim7@gmail.com
WhatsApp : 0856-9282-5308
PIN : 59c802a7

About Mas Muslim 1279 Articles
Hallo om,salam kenal, saya Mas Muslim admin tunggal dari blog ini,terima kasih banyak sudah berkunjung,komen,share dan berlangganan diblog WWW.BMSPEED7.COM | Semoga bermanfaat

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*